Rabu, 15 Juni 2022 15:42

Presiden Jokowi Tekankan Utamakan Beli Produk Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo.

Belanja produk dalam negeri dapat menciptakan nilai tambah serta menumbuhkan ekonomi dalam negeri dan tentu saja lebih efesien.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Presiden Jokowi menegaskan kepada seluruh jajaran pemerintah baik pusat, kementerian, lembaga dan pemerintah daerah, tidak ada alasan untuk membeli produk impor walaupun harga lebih murah.

Presiden Jokowi mengatakan, belanja produk dalam negeri dapat menciptakan nilai tambah serta menumbuhkan ekonomi dalam negeri dan tentu saja lebih efesien.

"Belanja pemerintah pusat dan daerah harus memiliki 3 hal: menciptakan nilai tambah, membangkitkan pertumbuhan ekonomi, dan efisien. Karena itulah, Aparat Pengawas Internal Pemerintah dan BPKP harus mengawal realisasi pemanfaatan APBN dan APBD untuk belanja produk dalam negeri," tulis presiden Jokowi dalam akun Twitternya, Rabu (15/06/2022).

Baca Juga

Presiden menyebutkan sampai saat ini belanja pemerintah pusat dan daerah masih di dominasi produk impor dengan nilai Rp 722,88 triliun, sedangkan produk dalam negeri hanya mencapai 180,72 triliun.

"Saya menyayangkan jika masih ada pihak-pihak yang masih memilih produk impor dibandingkan produk dalam negeri," lanjutnya.

"Ini uang rakyat, dikumpulkan dari pajak baik PPn, PPh, PPh badan, PPh perorangan, PPh karyawan, dari bea ekspor, dari PNPB dikumpulkan dengan cara yang tidak mudah," tambahnya.

Ia menambahkan, dengan menggunakan produk dalam negeri akan memberikan kontribusi positif untuk rakyat Indonesia. Di sisi lain, ini akan mendongkrak tenaga kerja.

"Bayangkanlah, kalau ada pabrik kecil yang biasanya yang melayani 1.000, lalu karena ada pesanan dari pemda atau pemerintah pusat sebanyak 10.000, mau tidak mau mereka akan ekspansi, memperluas pabriknya. Artinya pasti juga menambah tenaga kerja, menambah investasi," jelasnya.

Editor : Sakti Raja
#Presiden Jokowi #Produk Dalam Negeri
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer