Senin, 06 Juni 2022 10:38

Viral, Lansia Sakit Parah di Sidrap tak Diurus Pemerintah, Lurah Beri Penjelasan

Lansia di Sidrap yang sakit dan sempat viral di medsos karena dinarasikan tak diurus pemerintah.
Lansia di Sidrap yang sakit dan sempat viral di medsos karena dinarasikan tak diurus pemerintah.

Selama ini ia mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti PKH yang diterima tiap bulan. Bahkan pemerintah telah memberikan BPJS gratis.

SIDRAP, PEDOMANMEDIA - Sebuah narasi terkait pasangan lansia di Kabupaten Sidrap yang sakit parah dan diabaikan pemerintah, viral di medis sosial baru-baru ini. Pemerintah daerah pun angkat bicara.

Lurah Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Mustafa, memberi tanggapan atas pemberitaan itu. Ia mengatakan, narasi tersebut menyesatkan.

"Itu sepenuhnya tidak benar. Setiap bulan pihak puskesmas memerintahkan salah satu petugas kesehatan setempat untuk selalu mengontrol kesehatan kedua lansia itu," beber Mustafa, Ahad (5/6/2022).

Baca Juga

Kedua lansia tersebut yakni Abdullah (62 tahun) dan Rosmini (57 tahun). Keduanya dilaporkan sakit sejak beberapa bulan lalu. Selain menderita sakit, tempat tinggalnya juga tak layak huni. 

Mustafa menyebutkan, pihaknya berniat membawa keduanya ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan perawatan lanjutan. Saat ini pemerintah setempat tengah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Namun ada kendala dari pihak keluarga. 

"Kami terkendala karena pihak keluarga sendiri tidak setuju kalau kedua lansia tersebut kami rujuk ke rumah sakit, dengan alasan pihak keluarga sendiri tidak mampu menjaga di rumah sakit," terangnya.

Soal bantuan kata Mustafa, pasangan lansia ini sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Di antaranya PKH yang diterima tiap bulan dan program bantuan lansia melalui Dinas Sosial Kabupaten Sidrap. Bahkan pemerintah juga telah memberikan BPJS gratis kepada Abdullah dan istrinya.

"Kemarin juga pemerintah kecamatan membawakan beras ke rumah beliau. Jadi nda benar kalau mereka tidak diurus," sebut Mustafa.

Sementara itu Camat Watang Pulu, Andi Surya Praja Hadiningrat memberi penjelasan perihal kondisi rumah pasangan lansia yang tidak layak huni. Ia menyebut, pihaknya telah mengusulkan program bedah rumah namun masih terkendala anggaran.

"Kami sudah dua tahun selalu mengusulkan untuk bedah rumah. Namun pemerintah daerah tidak memiliki program bedah rumah selama dua tahun kemarin, karena kebanyakan anggaran di seluruh kabupaten terfokus di penanganan Covid-19 dan refocusing anggaran sesuai arahan pemerintah pusat," jelasnya.

Andi Surya juga memaparkan, pihaknya telah mengusulkan ke Baznas Sidrap untuk program bedah rumah.

"Kami juga sampaikan ke anggota DPRD Sidrap Dapil 3, Bapak Sudarmin Baba. Insya Allah beliau dalam waktu dekat akan membedah rumah Abdullah, dan Abdullah dan istrinya saat ini sudah dievakuasi pindah sementara untuk menunggu pekerjaan rumahnya selesai," ucap Andi Surya.

Penulis: Rukhnuddin

Editor : Muh. Syakir
#Sidrap #Lansia Sidrap
Berikan Komentar Anda