Senin, 09 Mei 2022 22:15

Hadiri TKKT Bulukumba, Andi Utta: Jangan Buang Energi untuk Berkonflik

Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf hadiri TKKT. (Ist)
Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf hadiri TKKT. (Ist)

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Bulukumba H Patudangi Azis, sejumlah pimpinan partai politik, ketua OKP dan Ormas.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf menghadiri acara pembukaan Temu Karya Karang Taruna (TKKT) VII Karang Taruna Kabupaten Bulukumba di ruang pola Kantor Bupati, Senin (9/5/2022). Bupati meminta agar pengurus Karang Taruna Bulukumba tidak membuang-buang energi untuk berkonflik.

Bupati yang akrab disapa Andi Utta itu, juga mengucapkan selamat atas pelaksanaan TKKT Bulukumba.

"Selamat dan sukses atas pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna Bulukumba. Jangan buang-buang energi untuk berkonflik. Jika konflik terus dibahas, kapan pengurus Karang Taruna akan menghasilkan karya," ujarnya.

Baca Juga

Andi Utta lebih jauh meminta pengurus Karang Taruna untuk menghimpun para pemuda untuk lebih fokus pada karya-karya pemuda di beberapa sektor, seperti pemberdayaan masyarakat dan ekonomi.

"Pandemi mulai menurun, peluang ini harus kita maksimalkan, untuk sama berkreasi memanfaatkan semua potensi yang ada. Pengurus Karang Taruna harus mengembangkan inovasi dalam organisasi ini," katanya.

Menurut dia, organisasi Karang Taruna besar, sehingga jangan dijadikan sebagai lembaga politik. Namun, Karang Taruna sebagai organisasi sosial yang akan membantu pemerintah.

"Termasuk kita harap peran Karang Taruna untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial di wiliayah masing-masing," jelasnya.

Ketua Karang Taruna Provinsi Sulsel, Harmansyah mengapresiasi pernyataan bupati, agar pengurus Karang Taruna tak buang-buang energi untuk berkonflik.

Sebab kata Harmansyah lagi, Karang Taruna adalah organisasi sosial dan bukan untuk gontok-gontokan. Sehingga Karang Taruna sebagai lembaga pengabdian

"Olehnya silaturahmi harus dikedepankan dibanding konfliknya," terangnya.

Ia juga menyebut Karang Taruna harus bergerak di desa?. Kenapa?, karena Karang Taruna bergerak sesuai kultur daerah dan tradisi di setiap desa itu berbeda-beda.

"Selama saya terpilih, sudah tiga Temu Karya saya hadiri. Biasanya nanti malamnya baru saya hadir. Tapi ini Bulukumba. Jadi saya udah datang sejak kemarin," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia TKKT Bulukumba Andi Armayudi Syam menyampaikan dasar pelaksanaan TKKT, berdasarkan SK PKTK Bulukumba Nomor: 001/1923/K/CRTKR/PKTK-BLK/III/2022.

"Saya mewakili panitia pelaksana memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak, ibu dan saudara-saudara sekalian jika pelaksanaan TKKT terdapat kekurangan," tukasnya.

Sekadar diketahui, tema TKKT Bulukumba yaitu revitalisasi organisasi menuju penguatan sumber daya sosial yang berdaya saing.

Selain peserta TKKT, juga hadir Wakil Ketua DPRD Bulukumba H Patudangi Azis, sejumlah pimpinan partai politik, ketua OKP dan Ormas.

Sebelum acara pembukaan, terlebih dahulu panitia pelaksana menampilkan hiburan tari paduppa dari Sanggar Tari Alfarabi.

Hingga berita ini tayang, TKKT Bulukumba masih berlangsung untuk mencari nahkoda Ketua Karang Taruna Bulukumba.

Penulis : Saiful
Editor : Amrin
#Karang Taruna Bulukumba # Andi Utta
Berikan Komentar Anda