Senin, 09 Mei 2022 07:08

Sudirman Tinjau Ruas Pekkae-Takkalala Soppeng, Dapat Curhatan dari Warga

Ruas jalan Pekkae - Takkalala, Kabupaten Soppeng yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.
Ruas jalan Pekkae - Takkalala, Kabupaten Soppeng yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

Proyek pengerjaan jalan ini disuntik Rp41,9 miliar dengan panjang perbaikan sekitar 7 kilometer.

BARRU, PEDOMANMEDIA - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman meninjau ruas jalan Pekkae - Takkalala, Kabupaten Soppeng yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan. Jalur ini menghubungkan Kabupaten Barru-Soppeng serta menjadi akses menuju kabupaten lainnya.

Jalan ini termasuk jalan dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR) tinggi, dengan kondisi rusak berat.

“Kami berkesempatan melewati Jalan Pekkae - Takkalala yang sedang progres untuk persiapan pengerjaan jalan. Kita berharap bisa segera rampung,” kata Andi Sudirman, Minggu sore (8/5/2022).

Baca Juga

Proyek pengerjaan jalan ini disuntik Rp41,9 miliar dengan panjang perbaikan sekitar 7 kilometer. Pada tahun 2021 sebelumnya telah dikerjakan sepanjang 2 km.

“Tahapan pengerjaan ini tentu dengan kesabaran masyarakat bersama kita selesaikan. Memang tidak mudah membangun dengan kondisi keuangan di tengah kondisi pandemi melakukan pemulihan. Tetapi komitmen bersama adalah hal terpenting untuk terus bergerak membangun melalui skala prioritas,” sebut Sudirman.

Harapan yang sama disampaikan Wakil Bupati Soppeng Lutfi Halide. Lutfi mengatakan, jalan jalan penghubung di Soppeng akan ditangani bertahap.

“Memang kami sangat berharap bagaimana jalanan-jalanan provinsi yang ada di Soppeng bisa baik,” sebutnya.

“Alhamdulillah, Pak Gubernur sudah bergerak dan membantu kita. Pekkae - Takkala juga beliau langsung tinjau. Poros Lawo (Soppeng) - Barru (Takkalasi) juga dikerjakan. Insya Allah, kalau semua perencanaan provinsi jalan, maka Soppeng akan jadi daerah tujuan,” tambahnya.

Salah seorang warga yang ditemui Gubernur di Jalan Poros Pekkae, menyampaikan, ia merasakan dampak sejak kerusakan jalan terjadi. Jalam berlubang hingga banyaknya genangan.

“Ini habis hujan jadi begini lagi. Kalau tengah malam banyak mobil besar, di sini banyak orang jatuh, anak sekolahan juga kalau pagi (pakaian kena debu)," sebut Wa Tapika.

Sementara itu, Sutrisman Basir, warga Kabupaten Wajo yang dulunya sering mengakses jalur ini menyebutkan memang perlu dilakukan perbaikan jalan. Terutama untuk mendukung perekonomian warga yang berada di jalur tersebut.

“Alhamdulillah sudah ada perbaikan, supaya mobilitas ke Makassar tidak satu jalur lewat Camba saja. Dan saya harap pemerintah segera merampungkan perbaikannya agar UMKM di Bulu Dua bisa tertolong,” ujar Dosen Universitas Puangrimaggalatung Sengkang ini.

Sedangkan, Muhammad Nawir, sopir angkutan antar kabupaten mengaku tak lagi mengakses jalur itu. Ia lebih banyak mengakses ruas Camba karena kondisi jalannya lebih baik.

“Biasa diakses tapi lebih banyak lewat Camba. Kalau bisa diperbaiki lebih cepat lagi, supaya lalu lalang lewat Bulu Dua lancar perjalanan kami. Kalau lewat Camba macetnya biasa lama. Kalau lewat Pekka keluhan penumpang dan biasa ada penumpang di Bulu Dua juga tidak bisa diambil (dijemput),” tuturnya.

Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer