Sabtu, 23 April 2022 10:45

Kontainer Makassar Recover Beralih Fungsi, DPRD Singgung Duit Habis Rp15 M

Aktivitas Kontainer Makassar Recover.
Aktivitas Kontainer Makassar Recover.

Anggaran pembangunan kontainer tersebut tidak sedikit, mencapai Rp100 juta untuk 1 kontainer di 153 kelurahan.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengeluhkan aktivitas Kontainer Makassar Recover yang kian beralih fungsi. Kontainer tersebut dilaporkan banyak digunakan untuk kepentingan pribadi.

"Sudah menyalahi dan cenderung ada pelanggaran kalau begitu. Kalau ada Perwali yang mengatur tidak masalah. Saya takutkan ketika dialihfungsikan ke kepentingan lain dan jadi masalah di kemudian hari," kata Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Abdul Wahid, Sabtu (23/4/2022).

Selain itu, ia juga mengeluhkan sejumlah kontainer di Kota Makassar telah sepi aktivitas. Bahkan beberapa tampak menganggur tak difungsikan dengan baik.

Baca Juga

Padahal awal dibangun, kata Wahid, kontainter tersebut rencana akan difungsikan sebagai pusat posko Covid-19. Kontainer tersebar di 153 kelurahan di Kota Makassar. Jika fungsinya tak optimal sesuai tujuan awal, artinya ada kegagalan membangun program di sini.

"Saya kira segala gagasan itu adalah hal yang baik. Cuma memang perlu dipertimbangkan masalah kelangsungannya. Karena seperti hal lain jangan kaya ide tapi kelangsungan ide itu tidak terlaksana," ujarnya.

Menurut Wahid, anggaran pembangunan kontainer tersebut tidak sedikit, mencapai Rp100 juta untuk 1 kontainer di 153 kelurahan. Totalnya kata dia, menelan anggaran Rp15,3 milliar.

"Ini semua duit rakyat. Harus dipikirkan itu. Saya meminta pemerintah kota segera mengaktifkan kembali kontainer yang vakum tersebut," ucapnya.

Terpisah, Juru Bicara Makassar Recover Henny Handayani menegaskan, pemerintah kota telah memprediksi hal ini. Kata dia, suatu saat kasus Corona akan menurun fungsi kontainer tak lagi dimanfaatkan untuk penanganan Covid-19.

Ia menjelaskan kontainer yang menganggur tersebut rencana akan dialihfungsikan jadi Posyandu.

"Jika kasus menurun atau sudah tidak ada program Makassar Recover, kontainer tersebut akan dialihfungsikan jadi Posyandu atau pusat-pusat pertemuan di kelurahan," jelas Henny.

Kata dia, telah digunakan oleh beberpa kelurahan untuk keperluan pelayanan publik lainnya. Menurutnya selama tidak digunakan untuk keperluan pribadi tidak masalah.

"Jadi sebaiknya kontainer itu memang difungsikan untuk kepentingan publik. Asalkan tidak digunakan keperluan pribadi," tegasnya.

Penulis : Andi Sakti Raja
Editor : Muh. Syakir
#DPRD Kota Makassar #DPRD Kota Makassar #Kontainer Makassar Recover
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer