Muh. Syakir : Senin, 11 April 2022 09:05
TNI dari Kodam Hasanuddin dikerahkan untuk memback up kepolisian dalam aksi demo hari ini.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - TNI akan ikut dikerahkan memback up polisi dalam mengamankan aksi unjuk rasa di Kota Makassar, Senin hari ini (11/4/2022). Pangdam Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad memastikan prajurit TNI tak membawa senjata api.

Kapendam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Rio Purwantoro menjabarkan lima perintah pangdam untuk pengamanan aksi unras ini.

"Terkait disiagakannya pasukan ini ada lima perintah pangdam, yaitu apel pengecekan kepada seluruh personel di satuan, terutama yang akan di BKO kan ke polres dan polda dilakukan pada Senin pagi pukul 8.00 Wita. Kemudian, para komandan satuan harus selalu aktif memantau perkembangan situasi terkait rencana dan pelaksanaan aksi unras di wilayahnya dan melaporkan hal menonjol pada kesempatan pertama melalui HP," terang Rio dalam keterangannya Senin (11/4/2022).

Instruksi selanjutnya kata Rio, seluruh personel termasuk yang BKO ke polres dan polda tidak menggunakan senjata api maupun sangkur. Tetap dipantau dan dimonitor selama melaksanakan BKO.

Rio juga mengemukakan, penanganan pengamanan unras mahasiswa dan masyarakat dikedepankan tindakan polisional oleh polisi, karena TNI hanya diperbantukan di bawah kodal Kapolda dan Kapolres.

"Tindakan yang bisa dilakukan oleh TNI sifatnya persuasif, dialogis dan tidak melakukan langkah-langkah represif saat membantu polisi menjaga aksi demonstrasi. Hal ini sudah menjadi perintah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat memimpin rapat secara virtual Sabtu (9/04/2022) ke seluruh jajaran," jabar Kapendam.

TNI dalam hal ini Kodam XIV/Hasanuddin menurut Kolonel Rio, siap membantu tugas kepolisian dalam hal pengamanan saat demo di wilayah jajaran Kodam XIV Hasanuddin, yakni di wilayah Sulsel, Sulbar dan Sultra.

"Kodam juga sudah menyiagakan personel di mana ada perwakilan dari masing-masing Satuan Tempur (Satpur) untuk melaksanakan siaga di Makodam dengan tujuan selalu siap setiap saat bergerak sesuai prosedur, apabila ada permintaan dari Polda kita langsung gerakkan. Prajurit TNI sifatnya membantu pengamanan aksi, namun dalam proses pengamanan para prajurit akan tetap mengikuti prosedur pengamanan, dan akan bertindak sesuai tugas pokok, fungsi, dan kewenangannya," jelas Kapendam.