Minggu, 20 Maret 2022 08:28

Andika Kecewa Danki Lalai Bikin 3 Prajurit Gugur di Papua: Harus Diproses Hukum!

Andika Perkasa
Andika Perkasa

Andika meminta danki tersebut diproses hukum hingga tuntas. Agar ini menjadi pembelajaran bagi prajurit lain.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa kecewa dengan komandan kompi (danki) di Distrik Gome, Papua, yang lalai hingga menyebabkan gugurnya 3 prajurit TNI. Ia meminta danki itu diproses hukum.

"Saya kecewa berat. Dia lalai hingga menyebabkan 3 anggota gugur saat penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pos TNI di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua," tandas Andika dalam sebuah video yang dibagikan, Sabtu (19/3/2022).

Andika mengatakan, ada yang janggal dalam peristiwa penyerangan itu. Danki telah berbohong.

Baca Juga

"Ternyata hasilnya berbohong, yang terjadi bukan yang dilaporkan dan yang terjadi sebenarnya ini disembunyikan oleh si danki dari komandan batalion," kata Andika

Andika menjelaskan penyerangan memang dilakukan oleh KKB. Namun, dalam hal ini, danki di pos itu lalai karena menyepelekan pengamanan.

"Jadi, iya betul yang melakukan tindak pidana pembunuhan adalah kelompok bersenjata, tapi juga ada peran nih peran penggelaran oleh Komandan Kompi yang dalam hal ini sebagai komandan pos di tempat yang tidak diperhitungkan dan disepelekan," tuturnya.

Andika meminta danki tersebut diproses hukum. Agar ini menjadi pembelajaran bagi prajurit lainnya.

"Jadi saya ingin ada proses hukum terhadap danpos ini atau komandan kompi ya. Dituntaskan supaya jadi pembelajaran juga," ujar Andika.

Menurut Andika sebagai danki seharusnya memikirkan cara untuk melindungi prajurit yang sedang bertugas.

"Kita semua di sini memikirkan dukungan, bagaimana melindungi anggotanya, di sananya begini-begini saja rupanya," katanya.

Seperti diketahui, tiga prajurit TNI gugur di Papua akibat serangan oleh KKB. Selain tiga prajurit, satu anggota TNI lainnya dinyatakan kritis.

Kodam Cenderawasih mengatakan serangan terjadi saat aparat melakukan pergantian jaga.

"Saat dilaksanakan pergantian jaga, tiba-tiba Satgas Kodim YR 408/Sbh mendapatkan tembakan dari KSTP (kelompok separatis teroris papua)," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga kepada wartawan di Jayapura, Kamis (27/1).

Serangan oleh KKB Papua terjadi di pos TNI, tepatnya di Pos Koramil Gome, Satgas Kodim YR 408/Sbh. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 05.00 WIT. Serangan tiba-tiba tersebut membuat prajurit TNI terkena tembakan.

"Kemudian personel TNI Satgas Kodim YR 408/Sbh melakukan balas tembakan," ucap Aqsha.

Editor : Muh. Syakir
#Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa #Teroris KKB
Berikan Komentar Anda