Minggu, 13 Maret 2022 17:11

Juma Awad al-Badri Pemimpin Baru ISIS Pengganti Abu Bakar al-Baghdadi

Abu Bakar al-Baghdadi mantan pemimpin ISIS yang tewas meledakkan diri. (Int)
Abu Bakar al-Baghdadi mantan pemimpin ISIS yang tewas meledakkan diri. (Int)

Nama asli sang pemimpin baru ISIS itu adalah Juma Awad al-Badri,

BAGHDAD, PEDOMANMEDIA - Pejabat keamanan Irak dan sumber keamanan Barat mengungkapkan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengumumkan pemimpin baru selepas kematian sang khalifah Abu Bakar al-Baghdadi.

ISIS mengumumkan pemimpin baru mereka adalah Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi dalam sebuah pesan suara yang dibagikan di dunia maya.

Dilansir dari laman Al Arabiya, dikutip merdeka, Minggu (13/3/2022) pengumuman ini disampaikan beberapa pekan setelah kematian Abu Ibrahim al-Quraishi, sosok pengganti Baghdadi pada 2019 dan menjadi apa yang mereka sebut khalifah kedua. Baghdadi dan Quraishi keduanya meledakkan diri bersama anggota keluarga mereka dalam penyerbuan pasukan Amerika Serikat di sebelah utara Suriah.

Baca Juga

ISIS yang merupakan penerus kelompok militan Al-Qaidah di Irak memerangi pasukan AS setelah invasi di negara itu yang menumbangkan pemimpin Saddam Hussein pada 2003.

ISIS kemudian muncul saat perang saudara di Suriah satu dasawarsa lalu dan menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah pada 2014. Baghdadi mengumumkan berdirinya kekhalifahan Islam dari sebuah masjid di sebelah utara Irak di Kota Mosul pada 2014 dan dia menyatakan dirinya sebagai khalifah semua muslim.

Masa kepemimpinan ISIS yang diwarnai dengan pembunuhan dan eksekusi terhadap ribuan orang akhirnya tamat di Mosul ketika pasukan Irak dan koalisi internasional mengalahkan mereka pada 2017.

Sejumlah militan ISIS kemudian melarikan diri dan bersembunyi di daerah terpencil tapi masih melancarkan sejumlah serangan.

Nama asli sang pemimpin baru ISIS itu adalah Juma Awad al-Badri, dia adalah orang Irak dan kakak dari Baghdadi, ujar pejabat keamanan Irak kepada Reuters Jumat lalu.

Seorang sumber keamanan Barat juga membenarkan dia adalah saudara Baghdadi tapi tidak menyebut siapa yang lebih tua.

Ini adalah kali pertama nama pemimpin baru ISIS diumumkan. Pejabat yang mengatakan informasi itu tidak ingin identitasnya diketahui karena dia tidak diizinkan berbicara kepada media.

Informasi mengenai Badri sangat sedikit diketahui. Dia adalah lingkaran dekat Baghdadi yang muncul setelah invasi pasukan AS ke Irak pada 2003.

"Badri adalah sosok radikal yang bergabung dengan kelompok salafi pada 2003 dan dia dikenal selalu menemani Baghdadi serta menjadi penasihat hukum," kata seorang pejabat keamanan Irak.

Dia juga menuturkan Badri sejak lama adalah pemimpin Dewan Syura ISIS yang memutuskan strategi kelompok itu dan siapa pengganti sang khalifah jika dia terbunuh atau tertangkap.

Penelitian dari mendiang ahli ISIS berkebangsaan Irak Hisham al-Hashemi yang dipublikasikan di Internet pada 2020 mengatakan Badri adalah salah satu dari lima anggota Dewan Syura ISIS.

Pesan suara yang mengumumkan sang pemimpin baru itu menyebut nama Quraishi seperti sosok pemimpin ISIS sebelumnya setelah Baghdadi tewas.

Pejabat keamanan Irak dan pengamat mengatakan sang pemimpin baru ini akan terus melancarkan serangan di Irak dan Suriah dan kemungkinan dia sudah punya rencana bagaimana serangan itu akan dilakukan.

Salah satu pejabat keamanan Irak yang berbicara kepada Reuters Jumat lalu mengatakan Badri belum lama ini melintasi perbatasan Suriah, lokasi dia bersembunyi selama ini dan kemudian masuk ke Irak.

Badri akan mengatur sumber keuangan kelompok ISIS, kata sebuah laporan yang ditulis tim pengawas sanksi PBB pada Desember lalu.

"Penilaian baru-baru ini memperkirakan ISIS mempunyai dana sebesar USD 25 juta hingga USD 50 juta," kata laporan itu. ISIS dikatakan menghabiskan dana lebih banyak ketimbang pemasukan yang berasal dari pemerasan, penjarahan, dan meminta tebusan dari penculikan.

Badri punya dua saudara laki-laki, salah satunya sudah ditangkap bertahun-tahun lalu oleh pasukan keamanan Irak, kata sumber keamanan Irak. Saudara satunya lagi tidak diketahui keberadaannya dan diyakini juga adalah sosok radikal.

Editor : Amrin
#ISIS # Pemimpin Baru
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer