WASHINGTON DC, PEDOMANMEDIA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menegaskan, AS tidak akan berkonfrontasi langsung dengan Rusia di Ukraina. Karena jika itu terjadi, maka Perang Dunia III akan pecah.
"Saya ingin memperjelas: Kita akan mempertahankan setiap inci wilayah NATO dengan kekuatan penuh dari NATO yang bersatu dan bersemangat," ucap Biden dalam pernyataan via Twitter seperti dilansir BBC, Sabtu (12/3/2022).
"Tapi kita tidak akan berperang melawan Rusia di Ukraina," tegasnya.
"Konfrontasi langsung antara NATO dan Rusia adalah Perang Dunia III. Dan itu sesuatu yang harus kita upayakan untuk dicegah," sebut Biden mengingatkan.
Biden berulang kali mengatakan bahwa mengirimkan pasukan AS untuk bertempur langsung dengan Rusia di Ukraina menjadi hal yang tidak mungkin dilakukan.
Kendati demikian, Biden juga menegaskan bahwa AS akan memastikan Ukraina memiliki persenjataan untuk mempertahankan diri dalam melawan pasukan Rusia.
"Namun saya ingin memperjelas, kita akan memastikan bahwa Ukraina memiliki persenjataan untuk mempertahankan diri mereka dari pasukan Rusia yang menginvasi," ujarnya seperti dilansir CNN.
.
"Dan kita akan mengirimkan bantuan dana dan makanan untuk menyelamatkan nyawa warga Ukraina. Kita akan menyambut para pengungsi Ukraina dengan tangan terbuka, jika mereka datang jauh-jauh ke sini," imbuh Biden.
Dalam beberapa hari terakhir, pemerintahan Biden menjatuhkan rentetan sanksi baru yang semakin agresif terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dan negaranya.
Pada Jumat (11/3) waktu setempat, Biden mengumumkan larangan impor untuk alkohol, makanan laut dan berlian dari Rusia, serta memperpanjang daftar oligarki yang dikenai sanksi.
BERITA TERKAIT
-
Debat Capres AS: Joe Biden Tuding Trump Ngeseks dengan Bintang Porno Saat Istrinya Hamil
-
Hamas Kecam Biden Soal Gencatan Senjata di Gaza: Kemunduran!
-
Israel Jangan Ngotot Lagi, Biden Ingin Gencatan Senjata di Gaza Pekan Depan
-
Rusia Kecam Joe Biden Usai Tuding Putin Terlibat Pembunuhan Yevgeny Prigozhin
-
Ancam Bunuh Presiden AS Joe Biden, Pria di Utah Tewas Ditembak FBI