KIEV, PEDOMANMEDIA - Serangan Rusia kian eskalatif. Terakhir, pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa luluhlantak digempur pasukan Rusia.
Pembangkit listrik yang terbakar itu ialah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhia. Serangan ini menandai kian seriusnya pendudukan Rusia di Ukraina.
"Akibat penembakan oleh pasukan Rusia di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhia, kebakaran terjadi," kata juru bicara Andrei Tuz dalam sebuah video yang diposting di akun Telegram pembangkit tersebut seperti dilansir dari AFP, Jumat (4/3/2022).
Sementara dilansir dari CNN, Wali Kota Energodar, Dmytro Orlov, yang dekat dengan pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia menyebut kebakaran itu menjadi ancaman besar.
"Ancaman bagi keamanan dunia!!! Akibat penembakan tanpa henti oleh musuh terhadap bangunan dan blok pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhia terbakar!!!" tulis Orlov di Facebook.
"Aku menuntut, berhenti! Segera hentikan penembakan titik kosong pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhia," kata walikota dalam pesan video.
BERITA TERKAIT
-
Bantu Ukraina, AS Pasok Bom Cluster yang Dilarang di 120 Negara
-
Rusia Terbitkan UU Baru: Tolak Wajib Militer akan Jadi Buronan, Aset-aset Disita
-
Putin Ajak Presiden Kuba Perangi AS: Itu Musuh Bersama
-
Lagi AS Beri Bantuan Militer ke Ukraina, Nilainya Rp44 Triliun
-
Ukraina Bantah Terlibat Bom Mobil yang Tewaskan Pakar Propaganda Rusia