Muh. Syakir : Minggu, 27 Februari 2022 09:44
Ukraina mendapat bantuan rudal dan senjata anti tank dari Jerman. (int)

KIEV, PEDOMANMEDIA - Dua ledakan besar mengguncang Kiev, Minggu dini hari waktu setempat. Belum diketahui adanya korban dari ledakan ini.

Dilansir CNN, Minggu (27/2/2022), satu ledakan tampaknya berjarak 20 kilometer dari pusat kota. Ledakan itu berada di barat daya Kiev.

Ledakan kedua mengguncang Kiev barat tepat sebelum pukul 01.00 waktu setempat. Ledakan kedua juga datang dari bagian barat daya kota, ke arah bandara utama kedua kota itu.

Otoritas Ukraina sebelumnya mengumumkan sedikitnya 198 orang tewas dalam invasi militer Rusia terhadap negara tersebut yang dimulai Kamis (24/2) waktu setempat. Lebih dari 1.000 orang lainnya mengalami luka-luka.

Informasi tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Ukraina Viktor Lyashko dalam pernyataannya seperti dikutip kantor berita Ukraina, Interfax, pada Sabtu (26/2) waktu setempat.

Diumumkan Lyashko bahwa sedikitnya 198 orang tewas sejak Rusia melancarkan serangan militer terhadap Ukraina. Lyashko menambahkan bahwa tiga korban tewas di antaranya masih anak-anak.

Sementara itu, tentara Jerman akan mengirim 1.000 senjata anti-tank dan 500 rudal permukaan-ke-udara kelas 'stinger' ke Ukraina untuk membantu dalam pertempuran melawan Rusia. Senjata akan dikirim secepat mungkin.

"Mengingat serangan Rusia di Ukraina, pemerintah siap untuk melepaskan bahan yang sangat dibutuhkan untuk pertahanan Ukraina," kata sumber pemerintah dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP, Minggu (27/2).

Peluncur anti-tank akan dikirim melalui Belanda, yang telah membeli peralatan dari Jerman tetapi membutuhkan lampu hijau Berlin untuk mentransfer senjata ke Kiev.

Selain peluncur anti-tank, 14 kendaraan lapis baja telah disetujui untuk dikirim ke Ukraina.