WAJO, PEDOMANMEDIA - Bupati Wajo Amran Mahmud melanjutkan agenda kerjanya di daerah sepulang dari Jakarta. Jumat pagi (25/2/2022) ia langsung menghadiri musrenbang kecamatan.
Amran Mahmud melanjutkan berkeliling kecamatan menyerap aspirasi masyarakat. Ia mengikuti Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023 di wilayah utara Wajo, yaitu Kecamatan Keera untuk tahun anggaran 2022.
Setelah pembukaan secara umum pelaksanaan Musrenbang RKPD 2023 di Kecamatan Tahun Anggaran 2022, Selasa (15/02/2022) lalu, Kecamatan Majauleng menjadi yang pertama melaksanakan musrenbang dan dihadiri oleh Amran Mahmud.
Lalu, disusul Belawa, Penrang, Sajoanging, Bola, Pammana, Tanasitolo, Sabbangparu, Takkalalla, dan Tempe. Sementara, Kecamatan Keera menjadi kecamatan ke-11 yang melaksanakan musrenbang.
Terakhir, Sabtu (26/2/2022) besok, ditutup Kecamatan Gilireng dan Maniangpajo. Rencananya Amran Mahmud akan hadir langsung.
Menurut Amran Mahmud, kegiatannya berkeliling menghadiri musrenbang ini menjadi penting. Sebab, musrenbang adalah hal wajib untuk dilakukan karena merupakan perintah undang-undang sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
"Selain untuk menghimpun usulan prioritas dari berbagai kecamatan sekaligus menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat, musrenbang ini merupakan perintah undang-undang yang wajib dilakukan bagi setiap daerah. Apalagi, musrenbang tahun 2023 ini bagi kita memiliki makna strategis karena merupakan penjabaran tahun keempat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Wajo," ujar Ketua DPC PAN Wajo ini.
Amran pada tiap musrenbang selalu menekankan kepada jajaran pimpinan perangkat daerah untuk membantu mengawal aspirasi masyarakat sesuai dengan prioritas dan kemampuan masing-masing, khususnya dari segi penganggaran.
Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (DPP) Aspekindo ini juga selalu menyampaikan harapan kepada anggota dewan yang hadir di musrenbang untuk membantu mengawal aspirasi masyarakat.
"Kita juga berharap kepada perwakilan masyarakat agar betul-betul mengusulkan program sesuai dengan tingkat kebutuhan dan prioritas di wilayah masing-masing. Karena di tingkat kabupaten, usulan tersebut akan disusun kembali berdasarkan prioritas disandingkan dengan usulan dari kecamatan lainnya," ucapnya.
Amran mengaku bahwa terpaan pandemi COVID-19 yang melanda secara global membawa dampak yang begitu besar terhadap semua daerah, tidak terkecuali Wajo.
"Sejak 2020 hingga sekarang, anggaran kita setiap tahun di-refocussing untuk penanganan pandemi. Meski demikian, kita tetap memaksimalkan anggaran yang ada untuk melaksanakan program-program kami," ujarnya.
BERITA TERKAIT
-
Hadiri Halal Bi Halal Kemawa, Andi Rosman Bicara Nilai-nilai Siri' na Pacce
-
Wabup Baso Rahmanuddin Dorong Layanan Imigrasi di MPP Wajo Lebih Optimal
-
Bertemu Andi Rosman, CSIRO Australia Paparkan Proyek AquaWatch di Danau Tempe
-
Gubernur Sudirman: Pembangunan Jalan-Irigasi di Wajo Dipercepat, Tahun ini Kelar
-
Peringatan HUT Ke-627 Wajo, Bupati Andi Rosman Paparkan Sederet Pencapaian